KHOIRUNNAS ANFAUHUM LINNAS "SEBAIK-BAIK MANUSIA ADALAH MANUSIA YANG BERMANFAAT UNTUK MANUSIA LAINNYA".

Ada sebuah kutipan populer yang mengatakan, “Sukses adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah tujuan.” Siapa yang menulis kutipan ini? Dia adalah Ben Sweetland, seorang penulis buku-buku sukses. Saya melihat ada yang kurang dengan kutipan ini. Bagaimana tidak, apakah pantas seseorang yang melakukan perjalanan tanpa disertai pencapaian disebut sukses? Bukan hanya itu, ada sebuah sukses yang memang itu adalah tujuan akhir, bukan sekedar perjalanan. Sukses apakan itu? Mari kita lihat. Sukses Bukan Sekedar Perjalanan Saya lebih senang menyebutkan bahwa sukses seperti menaiki anak tangga. Atau sukses seperti mendaki sebuah gunung. Artinya apa? Artinya perjalanan yang kita lakukan akan selalu menghasilkan sebuah pencapaian tertentu, hasil yang positif, atau bermanfaat baik bagi diri sendiri maupun sesama. Definisi sukses menurut saya adalah tercapainya apa yang kita inginkan. Saat Anda ingin bisa berbahasa Inggris kemudian Anda berusaha dan belajar sampai Anda berhasil menguasai bahasa Inggris, artinya Anda sukses. Karena Anda berhasil mencapai apa yang Anda inginkan, yaitu berbahasa Inggris. Tetapi, setelah bisa berbahasa Inggris, tidak berhenti sampai disana. Apa target berikutnya? Anda tetap naik tangga. Setelah Anda mencapai sukses yang pertama, maka kejarlah sukses yang kedua. Setelah sukses berbahasa Inggris, maka kejarlah sukses berikutnya. Apakah Anda ingin menguasai bahasa Arab? Apakah Anda ingin menggunakan kemampuan bahasa Inggris Anda untuk karir yang lebih baik, untuk bisnis, atau untuk keliling dunia? Sukses memang sebuah perjalanan, tetapi bukan sembarang perjalanan. Sukses adalah perjalanan yang setiap langkahnya menghasilkan pencapaian tertentu. Sukses Yang Merupakan Tujuan Akhir Sementara, ada sukses yang merupakan tujuan akhir manusia. Jangan sampai ini dilupakan sebab ini sesungguhnya sukses yang sejati. Sukses itu adalah meraih ridla Allah sehingga masuk ke syurga-Nya. Sukses ini adalah tujuah akhir kita, yaitu sukses di akhirat kelak. Jadi kesimpulannya, saat kita masih di dunia, sukses seperti naik tangga. Setelah menggapai satu sukses, jangan berhenti, raihlah sukses berikutnya. Sementara, kita sebagai umat Muslim memiliki sukses hakiki yang merupakan tujuan akhir kita, yaitu sukses di akhirat kelak.
READ MORE - sukses bukan sekedar perjalanan

Sedih, marah, dan dendam adalah tiga dari sejumlah tindakan yang menyebabkan dada ini terasa sempit. Tetapi, hal-hal tersebut selalu menghiasi hidup manusia. Kadang-kadang ada di dalam diri dalam jangka waktu yang panjang dan kadang-kadang hanya dalam tempo yang pendek saja. Yang pasti saat sifat-sifat tersebut bersarang, dada akan terasa sesak, hati pun kehilangan vitalitasnya dan menjadi lemah. Kondisi yang lemah itu membuat syetan-syetan mudah menguasai hati manusia. Orang yang beriman tentu tidak akan membiarkan hatinya terjangkiti hal-hal yang menyesakkan dadanya. Maka ia akan melindungi diri dari tindakan tersebut dan mengobati penyakit yang sudah terlanjur. Adapun obat mujarab untuk itu bukanlah obat yang bersifat fisik-kimiawi. Berikut inilah amal-amal yang, bi-idznillah, insya Allah—akan bisa menghilangkan virus sesak dada menjadi dada yang lapang. Pertama; Mengesakan Allah Ibnul Qayyim mengatakan, “Kecintaan kepada Allah, ma’rifat kepadaNya serta mengingatNya secara terus-menerus, tenang dan tenteram kepadaNya, mengesakanNya dalam kecintaan, rasa takut, pengharapan, tawakkal dan mu’amalah, dimana Dia sajalah yang menguasai harapan, keinginan dan tekad hamba, adalah sorga dunia, kenikmatan yang tak ada bandingnya. Itulah penyejuk mata sang pecinta, dan kehidupan orang-orang yang arif. Beliau juga mengatakan, “Sesuai dengan kesempurnaan (tauhid)nya, kekuatannya, dan peningkatannya, maka akan terwujudlah kelapangan dada orang yang bersangkutan [Zaadul Ma’ad] Kedua; Prasangka baik kepada Allah Persangkaan baik kepada Allah, diwujudkan dalam bentuk merasakan dan menyadari bahwa Allah adalah dzat yang menghilangkan kesedihan dan duka. Sesungguhnya, apabila seorang hamba berprasangka baik kepada Rabbnya, Allah akan membukakan baginya pintu berkahNya dari arah yang tak disangka-sangka. Maka, marilah senantiasa berprasangka baik kepada Allah, semoga kelak kita bisa melihat hal-hal yang membahagiakan datang dari Allah عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ : «قَالَ اللهُ تَعَالَى أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِيْ بِي، إِنْ ظَنَّ خَيْرًا فَلَهُ، وَإِنْ ظَنَّ شَرًّا فَلَهُ» [أخرجه الإمام أحمد وابن حبان]. Dari Abu Hurairah ra, ia berkata; Rasulullah saw bersabda; Allah swt berfirman; Aku mengikuti persangkaan hambaKu kepadaKu. Jika ia bersangka baik maka baginya (kebaikan) dan jika ia bersangka buruk maka baginya (keburukan) [HR Imam Ahmad dan Ibnu Hibban] Ketiga; Ilmu Syar’i Ilmu syar’i akan melapangkan dan melonggarkan dada sedangkan kebodohan akan melahirkan kesempitan, sesak dada dan rasa terkucil. Setiap kali ilmu seseorang bertambah banyak dan bertambah luas, maka hatinya akan terasa semakin lapang dan longgar. Ibnul Qayyim mengatakan; Ilmu Syar’i akan melapangkan dan melonggarkan dada sehingga terasa lebih luas dari dunia. Sedangkan kebodohan akan menyesakkan dada, menyempitkan dan mengungkungnya. Maka setiap kali ilmu seorang hamba bertambah maka hatinya akan terasa lebih lapang dan luas. Tetapi ini tidak akan berlaku untuk semua ilmu, melainkan khusus bagi ilmu yang diwarisi dari Rasulullah saw. Itulah ilmu yang bermanfaat, sehingga pemiliknya menjadi orang yang hatinya paling lapang dan longgar, paling baik akhlaknya, hidupnya paling baik” Keempat; Dzikir kepada Allah dan banyak berdo’a Wahai orang yang dadanya terasa sesak, dan urusannya ruwet, angkatlah telapak tanganmu seraya memohon kepada Tuhanmu. Tumpahkanlah keluhanmu dan kesedihanmu kepadaNya. Cucurkanlah air matamu di hadapanNya. Dan ketahuilah, semoga Allah memeliharamu, bahwa Allah lebih mengasihimu daripada ibumu dan ayahmu, daripada isteri dan anak-anakmu. Di antara dzikir-dzikir yang dicontohkan oleh Rasulullah dalam mengatasi kesesakan dada itu adalah; لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيْمُ الْحَلِيْمُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رُبُّ الّعَرْشِ الْعَظِيْمِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَرَبِّ اْلأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ [رواه البخاري ومسلم]. Tiada ilah selain Allah yang Maha agung dan Maha Pemurah, Tiada ilah selain Allah, Rabb Asry yang agung, tidak ada ilah melainkan Allah Rabb langit dan Rabb bumi, serta Rabb arsy yang mulia [HR al-Bukhari dam Muslim] اللهم رحمتك أرجو فلا تكلني إلى نفسي طرفة عين وأصلح لي شأني كله لا إله إلا أنت [أخرجه أبو داود وابن حبان]. Dari Abu Bakrah ra, (ia berkata) bahwasannya; Rasulullah saw bersabda; Do’a orang yang kesusahan adalah, “Ya Allah RahmatMu aku harapkan, maka janganlah Kau bebankan aku kepada diriku meskipun hanya sekejap mata, dan perbaikilah bagiku seluruh keadaanku; tiada ilah melainkan engkau” [HR Abu Dawud dan Ibnu Majah] Dan masih banyak lagi dzikir-dzikir yang dicontohkan dalam hal ini. Kelima: bersegera meninggalkan maksiat dan melakukan muhasabah terhadap diri. Kemaksiatan adalah kehinaan, tersingkir dan terjauh dari rahmat Allah, kesedihan, kekalutan dan kesempitan hati. Harus disadari, bahwa dosa-dosa adalah pintu yang besar bagi datangnya berbagai musibah kepada seorang hamba. Firman Allah Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (asy-syura:30) Keenam; Menunaikan kewajiban secara terus menerus Memelihara rutinitas dalam menunaikan kewajiban, dan memperbanyak amal sunnah seperti puasa, shalat, shadaqah, kebaikan dan lain-lainnya. Terus menerus dalam menunaikan kewajiban dan memperbanyak amal sunnah adalah salah satu sebab untuk mendapatkan kecintaan Allah kepada hambaNya, sebagaimana disebutkan di dalam hadits عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه قال: قال رسول الله : «إن الله قال: من عادى لي وليًا فقد آذنته بالحرب، وما تقرب إليّ عبدي بشيء أحب إليّ مما افترضته عليه، وما يزال عبدي يتقرب إليّ بالنوافل حتى أحبه، فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به، وبصره الذي يبصر به، ويده التي يبطش بها، وإن سألني لأعطيته، ولئن استعاذني لأعيذنه» الحديث [أخرجه البخاري]. Dari Abu Hurairah ra; ia berkata; Rasulullah saw bersabda; bahwasannya Allah berfirman; barangsiapa memusuhi kekasihku maka aku nyatakan perang kepadanya. Dan tidaklah hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan sesuatu yang lebih aku sukai daripada dengan apa-apa yang telah Aku perintahkan kepadanya. Dan hambaKu masih terus mendekatkan diri kepadaKu dengan amal sunnah sampai Aku mencintainya. Jika aku telah mencintainya maka Aku akan menjadi pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, danmenjadi penglihatannya yang dipakai untuk melihat, dan menjadi tangannya yang digunakan untuk menyentuh, Jika dia memohon kepadaKu niscaya Aku penuhi ia, dan jika ia memohon perlindungan kepadaku, niscaya aku beri perlindungan kepadaNya” (HR al-Bukhari) Ketujuh; Bermajelis dengan orang-orang yang shalih Berkumpul dengan sahahabat-sahabat yang shalih, … mendengarkan pembicaraan mereka, mengambl manfaat dari buah percakapan dan nasehat mereka. Dengan demikian berkumpul dengan mereka akan mendapatkan ridla Allah swt, sekaligus membuat marah syetan. Sebab itulah biasakanlah untuk duduk bersama dengan orang shalih dan mohonlah nasihat dari mereka, dari sana Kau akan melihat hatimu menjadi lapang. Kedelapan; Membaca al-Qur’an Membaca al-Qur’an dengan disertai tadabbur dan perenungan merupakan salah satu sebab penting untuk menghilangkan duka lara yang menyelimuti hati. Bacaan al-Qur’an akan melahirkan ketenangan dan kelapangan di hati. Firman Allah; Orang-orang yang beriman dan hati mereka tenang dengan mengingat Allah, ketahuilah dengan mengingat Allah hati akan menjadi tenang (ar-Ra’d:28) Kesembilan; Berbuat ihsan kepada sesama makhluk Ihsan kepada sesama manusia, dan memberikan manfaat dengan segala yang kita miliki adalah salah satu sebab terbukanya hati. Sifat pemurah, dermawan dan suka membantu orang lain akan melapangkan dada dan mengharumkan jiwa. Karena itulah mari kita berusaha sekuat tenaga untuk menjadi orang yang dermawan dan suka membantu orang lain. Terutama kepada kedua orang tua, kerabat, tetangga, kawan-kawan dan lain-lainnya. Kesepuluh; Melepaskan dendam dari dalam hati. Hasad, iri dan dengki merupakan sebab kesempitan dada seseorang. Sebaliknya kebersihan dan ketenteraman hati merupakan sebab terlapangkannya dada seseorang. Karena itulah mari berusaha menyehatkan hati kita, menjauhi hal-hal yang menyebabkan dada terasa sesak. Marilah tinggalkan kebencian, permusuhan dan kedengkian kepada orang lain. Sebaliknya mari kita pupuk rasa cinta terhadap saudara-saudara kita, sebagaimana sabda Rasulullah, لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ Tidaklah beriman salah seorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri (HR al-Bukhari) Source: AbahZaky Blog
READ MORE - 10 kiat lapangkan hati

Saudara-saudariku tercinta yang tidak sombong dan senantiasa berdo’a kepada Allah ta’ala… Do’a dalam Islam adalah salah satu pintu munajat, dan cara untuk menghadapkan diri kepada Allah ta’ala, Rabb Yang Mahaluas pemberian-Nya. Do’a juga merupakan kunci pembuka bagi kita untuk sampai kepada sifat raja’ (berharap hanya kepada Allah ta’ala) kepada Allah jalla wa ‘ala, semulia-mulianya Rabb yang diminta dan diharapkan, telah menganjurkan kepada kita untuk berdo’a kepada-Nya. Sungguh DIA-lah Rabb Yang Mahaberkah dan Mahatinggi. Dalam al-Qur’an, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman : “Berdoalah kepada Rabb-mu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. al-A’raaf {7}: 55), “Katakanlah: "Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al-asmaaul husna (nama-nama yang terbaik) dan janganlah kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu dan janganlah pula merendahkannya dan carilah jalan tengah di antara kedua itu.” (QS. al-Israa’ {17}: 110), “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. al-Mu’min {40}: 60). Wahai saudara-saudariku tersayang rahiimakumullaah… Kita semua meyakini bahwa sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah ta’ala. Kita juga meyakini bahwa jalan-Nya adalah sebenar-benarnya jalan, dan satu-satunya jalan yang layak untuk diikuti serta dilewati. Oleh karena itu terlintas dalam pikiranku untuk meneliti do’a-do’a yang terdapat dalam al-Qur’an, kemudian menjadikannya dalam satu rangkaian. Sungguh Jean yaqin seyakin-yakinnya bahwa do’a-do’a yang terdapat dalam al-Qur’an itu adalah sebaik-baik do’a, karena itulah do’a-do’a yang diajarkan langsung oleh Allah ta’ala kepada semua hamba-Nya. Semoga ringkasan tentang do’a-doa tersebut berikut ini, hendaknya dapat engkau simpan, pelajari, dan amalkanlah dengan penuh kesadaran. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa memberikan hidayah-Nya dan menunjukkan kita kepada jalan yang lurus. Allahumma aamiin…
READ MORE - Do'a dan berdo'alah

Akhir-akhir ini gaya hidup yang dianut oleh orang modern cendrung instan.Segala sesuatu yang didapat dengan cara mudah dan kemudian menimbulkan rasa malas.Kebiasaan-kebiasaan ini membuat kualitas kesehatan menjadi menurun.Kesehatan menjadi kebutuhan pokok bagi manusia yang pemenuhannya bersifat pasti.Keluarga sehat dan bahagia bermakna bahwa bagi seluruh anggota keluarga menjalani kehidupan secara sehat dan harmonis baik yang terkait dengan fisik (sandang,pangan,papan, dan tubuh )rohani dan sosial.Keluarga sehat dan bahagia menjadi dambaan setiap orang tetapi bagaimana cara mendapatkannya?
  1. Moto keluarga sehat dan bahagia

"Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya"

"Mencegah(menjaga kesehatan) lebih baik dari pada mengobati"

2. Berbagi pengalaman tentang pola hidup sehat dan bahagia

frekuensi berobat tiga tahun ini baik pribadi maupun keluarga alhamdulillah tidak ada,karena masuk angin,pusing,flu yang tidak dapat dipungkiri terkena juga kepada kami bisa dihutung dengan jari dan dapat diobati istirahat yang cukup.

Tips pola hidup sehat dan bahagia

Spritualilas

Hal pertama yang harus ada dalam diri kita adalah niat dan kesadaran akan pentingnya kesehatan pada diri kita serta memiliki nilai nilai kuat yang dianut oleh semua anggota keluarga.Dalam hidup kita harus selalu bersyukur ,ikhlas,positive thinking(pikiran positif),dan positif feelling(perasaan positif)

life style

kurangi konsumsi makanan instanatau siap saji,pada makanan instan ada zat pengawet yang jika di konsumsi secara berlebihan maka akan membahayakan kesehatan,Hindari minuman keras(beralkohol),mengkonsumsi beralkohol berlebihan akan merusak hati anda.Kurangi atau hentikan kebiasaan merokok,seluruh hasil penelitian itu menujukan bahwa merokok merugikan kesehatan ,jauhi narkoba,memakai obatan terlarang dapat dipastikan merusak kesehatan anda.Istirahat yang cukup diperlukan agar tubuh kembali kekondisi normal setelah digunakan untuk beraktifitas.Istirahat terbaik adalah tidur,refreshing untuk menghilangkan kejenuhan,pengaturan waktu yang baik dengan menjaga keseimbangan makanan,bekerja,beraktifitas dan istirahat,jagalah kebersihan membuang sampah pada tempatnya,tidak meludah sembarang tempat dll.

menjaga pola makan (DIET )

Makananmerupakan jasad alamiah entuk mendapakan energi yang dibutuhkan untuk beraktifitas singkat kata apa yang dimakan berpengaruh kepada jasad, bahkan pikiran kita.Diet adalah pengaturan pola makan yang dibutuhkan setiap keseharian kita.Makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang

Olah raga secara teratur

mulailah olahraga secara rutin,kesibukan memang terkadang membatasi kegiatan kita,namun tidak ada alasan untuk tidah berolah raga

Lingkungan pergaulan yang baik dan sehat

lingkungan yang baik dan sehat bagi suatu keluarga adalah adanya tetangga,teman bermain ,teman bekerja,teman bekerja untuk menunjang dinamika kehidupan saling nasehat nasehati saling bantu untuk kebaikan seperti kerjabakti,mengikuti kegiatan keagamaan dll.

READ MORE - SEHAT ITU MAHAL

READ MORE -

Dua kebahagian Semua manusia pasti merindukan kebahagian.Apapun yang dilakukan manusia pasti berujung pada mencapai kebahagian.Bahkan dalam doa-doanya setiap saat ingin mencapai kebahagian dunia dan akhirat.Beragam orang dalam menerjemahkan kebahagian,ada yang mengambarakan kebahagian dalam bentuk materi,memiliki rumah yang besar dan luas.Kendaraan yang mewah,pakaian yang mahal,harta yang berlimpah dan sedih kecewa jika barang tersebut tidak didapatkannya. Ada yang mengambarkannya dengan ssegala sesuatu yang dapat memuaskan bathinnya.Seperti ketika mendapat pujian,penghargaan atas yang telah dilakukannya dan berbagai macam orang yang mencoba menerjemahkannya. Bagi orang yang berpuasa,kebahagian memiliki makna sendiri,Rasulullah saw bersabda:”Dan bagi yang berpuasa akan mendapat dua kebahagian,yang pertama kebahagiaan ketika berbuka puasa kedua ketika berjumpa dengan Rabbnya”(Muttafag’alaih) - Ketika berbuka puasa Nikmatnya makan adalah ketika perut dalam keadaan lapar dan nikmatnya minum ketika rasa haus dahaga membuat kering tenggorokan,alangkah bahagianya mereka yang makan dan minum setelah mereka dalam keadaan lapar dan haus.bahkan bagi yang berpuasa mereka diperintahkan untuk menyegerakan waktu berbuka dan dilarang untuk menunda waktu berbuka apalahi berpuasa tanpa berbuka. Sungguh Allah swt maha penyayang terhadap hambanya tidak ada satupun syariat yang diturunkan kecuali untuk kemaslahatan manusia.Didalam ibadah shaum atau puasa.Allah larang umat Islam untuk makan minum dan menahan nafsu.Dan atas kasih saying dari Allah swt.bagi yang berpuasa diperintahkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhiri sahur. - Berjumpa dengan Allah Kebahagiaan kedua bagi yang berpuasa adalah berjumpa dengan Allah swt.”wajah-wajah orang mukmin pada hari itu berseri-seri.Memandang Tuhannya.”(76-22-23).ibnu rajab berkata:bagi orang yang berpuasa maka ia akan mendapat balasan yang besar atas puasanya dengan berjumpa Allah swt.”kebaikan apa saja yang kami perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh(balasanya)di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan paling besar pahalanya.’74-20. Ramadhan telah tiba,dua kebahagiaan didepan mata.beruntunglah bagi siapa saja yang berpuasa karena mengharapkan keridhoanNya dan rugilah bagi siapa saja yang kehilangan kesempatan emasnya.Semoga Ramadhon kali ini menjadi Ramadhon yang paling sukses dari sebelumnya.Karena kita tidak bias memastikan akan berjumpa kembali di tahun yang akan datang. Wallahua’lam bishowab.
READ MORE - kebahagiaan

Apa pun jenis barang atau jasa yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Apa pun cara penjualan yang akan dilakukan guna meraih hasil. Apa pun saluran yang akan dipakai untuk melakukan penjualan. Kesemua itu perlu pengetahuan dan keterampilan memadai dalam menyampaikan sesuatu yang akan dijual itu. Keterampilan penyampaian pernyataan guna menjual sesuatu itulah yang dinamakan (komunikasi) pemasaran. Dalam bahasa Inggris disebut sebagai marketing.Pemasaran dapat dilakukan secara tradisional. Misalkan menawarkan dari pintu ke pintu. Bisa pula Anda mendukung pemasaran dengan sarana yang lebih moderen. Misalkan berkeliling kota sebagai town crier. Menggunakan barang cetakan sebagai alat bantu pemasaran. Ataupun, membeli ruang halaman di suratkabar atau majalah sebagai tempat mengenalkan sesuatu yang akan dijual. Dan, yang lebih moderen, menggunakan radio, film, dan televisi sebagai alat bantu pemasaran. Apa pun jenis saluran komunikasi pemasaran (marketing communication channel) yang dipilih, kembali lagi, semua itu memerlukan keterampilan dalam menyusun isi pernyataan tentang segala sesuatu yang akan dijual. Tanpa keterampian itu, segala daya upaya guna meraup hasil perjualan boleh dikata akan menemui kebuntuan. Tentu saja, di dunia moderen ini, untuk meraih penjualan kepada sebanyak mungkin orang, hampir mustahil dilakukan dari pintu ke pintu. Sebab, biaya operasi kegiatan dari pintu ke pintu akan sulit tertutupi. Tidak lagi berkeliling kota berteriak-teriak. Sebab, tidak lagi banyak orang punya waktu luang mendengarkan teriakan Anda. Tidak pula memerlukan barang cetakan yang secara terus-menerus dicetak dan dikirim ke segenap calon pembeli. Sebab, lebih banyak barang cetakan masuk ke dalam tong sampah. Dalam masyarakat moderen (dan paskamoderen) yang menjunjung semangat penghargaan terhadap individual, komunikasi antarmanusia pun berkembang semakin individualistis. Meraih penjualan terhadap sebanyak mungkin anggota masyarakat moderen yang menjunjung semangat individualistis tentu berbeda dengan penjualan dilakukan terhadap masyarakat yang masih tradisional. Meski dalam pemasaran moderen, penempatan iklan di berbagai media massa moderen -radio, film, media cetak, dan televisi masih dilakukan. Tapi, berapa banyak manusia moderen betah berlama-lama memberikan waktu untuk melihat tayangan iklan. Beriklan sebagai upaya pemasaran memasuki ruang pribadi tiap individu manusia moderen secara massal tentu pula memerlukan saluran komunikasi moderen.Tadi dikatakan, perkembangan teknologi informasi telah mengubah cara manusia moderen dalam berkomunikasi. Tentu saja yang dimaksud di sini adalah perkembangan teknologi internet. Semakin baik ketersediaan jaringan saluran internet bagi masyarakat tentu pula semakin mudah bagi setiap anggota masyarakat berkomunikasi. Dan, tentunya, teknologi internet ini membuka cakrawala tak terkira bagi perkembangan peradaban manusia. Sebab, melalui internet, luruh sudah segala bentuk halangan geografis. Lantak sudah segala bentuk tapal batas negara. Manusia moderen di mana pun di dunia ini berada dapat terhubungkan melalui internet.Jadi, bagaimana peluang internet marketing di masa yang akan datang? Sangat besar dan terbuka luas. Jumlah pengguna internet di dunia makin hari makin tambah. Angka pertumbuhan tak lagi berbilang ratusan tapi ribuan persen. Angka ini jelas tidak akan turun . Tapi akan menigkat secara signifikan dari tahun ke tahun. Tahun 2010, di Indonesia pengguna internet diprediksi mencapai 50 juta! Sebuah angka menggiurkan bagi para pemasar.Internet, telah terbukti, selain mengubah perilaku manusia dalam berkomunikasi, ternyata pula memberikan perubahan berarti dalam upaya memasarkan sesuatu kepada banyak orang secara bersamaan dan seketika dalam kurun waktu tertentu. Pemasaran paska moderen yang menggunakan internet sebagai saluran penyampaian isi pemasaran inilah yang kemudian disebut sebagai, dalam bahasa Inggeris, Marketing Internet. Dalam bahasa Indonesia dikatakan sebagai Pemasaran lewat Internet atau disingkat Pemasaran Internet. Tentu janganlah kemudian istilah Pemasaran Internet ini diartikan sebagai upaya pemasaran yang hendak menjual jasa (hubungan/koneksi) internet. Tapi, lebih tepat jika Pemasaran Internet (Internet Marketing) diartikan sebagai pemasaran yang menggunakan teknologi internet sebagai saluran penyampaian isi pesan kepada banyak orang secara bersamaan dan seketika dalam suatu kurun waktu tertentu.Banyak hal yang dilakukan dalam Pemasaran Internet, antara lain, email campaign yang menyebarkan pesan promosi langsung ke email sasaran, pemanfaatan search engine untuk menjaring pengunjung yang dikenal sebagai kegiatan SEO (Search Engine Optimizer), membuat situs gratisan di situs sosial (sebagaimana multiply.com ini), forum, mailing list, business directory, dan sebagainya. Anda pun dapat menjadi Netpreuner yakni mereka yang berbisnis sepenuhnya menggunakan internet sebagai sarana komunikasi pemasaran.Tentu saja, di negara sebagaimana Indonesia, karena prasarana fisik teknologi internet masih belum mencapai seluruh anggota masyarakat yang tersebar di ribuan pulau, Pemasaran Internet hanya berkembang di daerah perkotaan. Lagi pula, siapa sebenarnya konsumen potensial di Indonesia? Mereka yang tinggal di pulau terpencil? Ataukah mereka yang tinggal di perkotaan yang dengan mudah para pemasar mengirimkan barang ataupun jasa mereka. Tapi, itu hanya kan terjadi apabila Anda berpikir hendak menjual hanya kepada konsumen di Indonesia. Bagaimana dengan peluang memasarkan barang ataupun jasa kepada konsumen di luar wilayah Indonesia? Apakah yang dapat dilakukan teknologi intenet untuk membantu memasarkan barang atau jasa kepada konsumen di luar negeri? Katakan saja konsumen di kawasan Amerika, Eropa, atau negara Asia dan Afrika lainnya. Ingat komunikasi pemasaran melalui internet ini dapat dilakukan tanpa batas geografis. Tanpa tapal batas antarnegara. Internet membantu para pemasar melakukan upaya pemasaran secara global, mendunia.Adalah suatu hal yang menistakan pikiran sehat apabila seorang pemasar sejak dini tidak melakukan upaya pemasaran melalui internet atau yang disebut sebagai Pemasaran Internet (Marketing Internet). Sebab, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di masa dekat ini berada di sudah ujung jari. Layaknya kita mengetik pesan singkat dari sebuah telepon selular.sumber:Avian Dewanto
READ MORE - PEMASARAN INTERNET

Syekh Siti Jenar (juga dikenal dalam banyak nama lain, antara lain Sitibrit, Lemahbang, dan Lemah Abang) adalah seorang tokoh yang dianggap Sufi dan juga salah satu penyebar agama Islam di pulau Jawa yang sangat kontroversial di Jawa, Indonesia. Tidak ada yang mengetahui secara pasti asal-usulnya, di masyarakat, terdapat banyak varian cerita mengenai asal-usul Syekh Siti Jenar.Sebagian umat Islam menganggapnya sesat karena ajarannya yang terkenal, yaitu Manunggaling Kawula Gusti. Akan tetapi sebagian yang lain menganggap bahwa Syekh Siti Jenar adalah intelektual yang sudah mendapatkan esensi Islam itu sendiri. Ajaran - ajarannya tertuang dalam pupuh, yaitu karya sastra yang dibuatnya. Meskipun demikian, ajaran yang sangat mulia dari Syekh Siti Jenar adalah budi pekerti.Syekh Siti Jenar mengembangkan ajaran cara hidup sufi yang bertentangan dengan cara hidup Walisongo. Pertentangan praktek sufi Syekh Siti Jenar dengan Walisongo terletak pada penekanan aspek formal ketentuan syariah yang dilakukan oleh Walisongo.Ajaran Syekh Siti Jenar yang paling kontroversial terkait dengan konsepnya tentang hidup dan mati, Tuhan dan kebebasan, serta tempat berlakunya syariat tersebut. Syekh Siti Jenar memandang bahwa kehidupan manusia di dunia ini disebut sebagai kematian. Sebaliknya, yaitu apa yang disebut umum sebagai kematian justru disebut sebagai awal dari kehidupan yang hakiki dan abadi.Konsekuensinya, ia tidak dapat dikenai hukum yang bersifat keduniawian (hukum negara dan lainnnya), tidak termasuk didalamnya hukum syariat peribadatan sebagaimana ketentuan syariah. Dan menurut ulama pada masa itu yang memahami inti ajaran Siti Jenar bahwa manusia di dunia ini tidak harus memenuhi rukun Islam yang lima, yaitu: syahadat, shalat, puasa, zakat dan haji. Baginya, syariah itu baru berlaku sesudah manusia menjalani kehidupan paska kematian. Syekh Siti Jenar juga berpendapat bahwa Allah itu ada dalam dirinya, yaitu di dalam budi. Pemahaman inilah yang dipropagandakan oleh para ulama pada masa itu. Mirip dengan konsep Al-Hallaj (tokoh sufi Islam yang dihukum mati pada awal sejarah perkembangan Islam sekitar abad ke-9 Masehi) tentang Hulul yang berkaitan dengan kesamaan sifat manusia dan Tuhan. Dimana Pemahaman ketauhidan harus dilewati melalui 4 tahapan ; 1. Syariat (dengan menjalankan hukum-hukum agama spt sholat, zakat dll); 2. Tarekat, dengan melakukan amalan-amalan spt wirid, dzikir dalam waktu dan hitungan tertentu; 3. Hakekat, dimana hakekat dari manusia dan kesejatian hidup akan ditemukan; dan 4. Ma'rifat, kecintaan kepada Allah dengan makna seluas-luasnya. Bukan berarti bahwa setelah memasuki tahapan-tahapan tersebut maka tahapan dibawahnya ditiadakan. Pemahaman inilah yang kurang bisa dimengerti oleh para ulama pada masa itu tentang ilmu tasawuf yang disampaikan oleh Syech Siti Jenar. Ilmu yang baru bisa dipahami setelah melewati ratusan tahun pasca wafatnya sang Syech. Para ulama mengkhawatirkan adanya kesalahpahaman dalam menerima ajaran yang disampaikan oleh Syech Siti Jenar kepada masyarakat awam dimana pada masa itu ajaran Islam yang harus disampaikan adalah pada tingkatan 'syariat'. Sedangkan ajaran Siti Jenar sudah memasuki tahap 'hakekat' dan bahkan 'ma'rifat'kepada Allah (kecintaan yang sangat kepada ALLAH). Oleh karenanya, ajaran yang disampaikan oleh Siti Jenar hanya dapat dibendung dengan kata 'SESAT'.Dalam pupuhnya, Syekh Siti Jenar merasa malu apabila harus berdebat masalah agama. Alasannya sederhana, yaitu dalam agama apapun, setiap pemeluk sebenarnya menyembah zat Yang Maha Kuasa. Hanya saja masing - masing menyembah dengan menyebut nama yang berbeda - beda dan menjalankan ajaran dengan cara yang belum tentu sama. Oleh karena itu, masing - masing pemeluk tidak perlu saling berdebat untuk mendapat pengakuan bahwa agamanya yang paling benar.Syekh Siti Jenar juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlas dalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahala berarti belum bisa disebut ikhlas.Dalam ajarannya ini, pendukungnya berpendapat bahwa Syekh Siti Jenar tidak pernah menyebut dirinya sebagai Tuhan. Manunggaling Kawula Gusti dianggap bukan berarti bercampurnya Tuhan dengan Makhluknya, melainkan bahwa Sang Pencipta adalah tempat kembali semua makhluk. Dan dengan kembali kepada Tuhannya, manusia telah menjadi sangat dekat dengan Tuhannya.Dan dalam ajarannya, 'Manunggaling Kawula Gusti' adalah bahwa di dalam diri manusia terdapat ruh yang berasal dari ruh Tuhan sesuai dengan ayat Al Qur'an yang menerangkan tentang penciptaan manusia ("Ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya (Shaad; 71-72)"). Dengan demikian ruh manusia akan menyatu dengan ruh Tuhan dikala penyembahan terhadap Tuhan terjadi.Perbedaan penafsiran ayat Al Qur'an dari para murid Syekh Siti inilah yang menimbulkan polemik bahwa di dalam tubuh manusia bersemayam ruh Tuhan, yaitu polemik paham 'Manunggaling Kawula Gusti'.Prinsip ini berarti memakmurkan bumi. Ini mirip dengan pesan utama Islam, yaitu rahmatan lil alamin. Seorang dianggap muslim, salah satunya apabila dia bisa memberikan manfaat bagi lingkungannya dan bukannya menciptakan kerusakan di bumi.Kontroversi yang lebih hebat terjadi di sekitar kematian Syekh Siti Jenar. Ajarannya yang amat kontroversial itu telah membuat gelisah para pejabat kerajaan Demak Bintoro. Di sisi kekuasaan, Kerajaan Demak khawatir ajaran ini akan berujung pada pemberontakan mengingat salah satu murid Syekh Siti Jenar, Ki Ageng Pengging atau Ki Kebokenanga adalah keturunan elite Majapahit (sama seperti Raden Patah) dan mengakibatkan konflik di antara keduanya.Dari sisi agama Islam, Walisongo yang menopang kekuasaan Demak Bintoro, khawatir ajaran ini akan terus berkembang sehingga menyebarkan kesesatan di kalangan umat. Kegelisahan ini membuat mereka merencanakan satu tindakan bagi Syekh Siti Jenar yaitu harus segera menghadap Demak Bintoro. Pengiriman utusan Syekh Dumbo dan Pangeran Bayat ternyata tak cukup untuk dapat membuat Siti Jenar memenuhi panggilan Sri Narendra Raja Demak Bintoro untuk menghadap ke Kerajaan Demak. Hingga konon akhirnya para Walisongo sendiri yang akhirnya datang ke Desa Krendhasawa di mana perguruan Siti Jenar berada.Para Wali dan pihak kerajaan sepakat untuk menjatuhkan hukuman mati bagi Syekh Siti Jenar dengan tuduhan telah membangkang kepada raja. Maka berangkatlah lima wali yang diusulkan oleh Syekh Maulana Maghribi ke Desa Krendhasawa. Kelima wali itu adalah Sunan Bonang, Sunan Kalijaga, Pangeran Modang, Sunan Kudus, dan Sunan Geseng.Sesampainya di sana, terjadi perdebatan dan adu ilmu antara kelima wali tersebut dengan Siti Jenar. Menurut Siti Jenar, kelima wali tersebut tidak usah repot-repot ingin membunuh Siti Jenar. Karena beliau dapat meminum tirtamarta (air kehidupan) sendiri. Ia dapat menjelang kehidupan yang hakiki jika memang ia dan budinya menghendaki.Tak lama, terbujurlah jenazah Siti Jenar di hadapan kelima wali. Ketika hal ini diketahui oleh para muridnya, serentak keempat muridnya yang benar-benar pandai yaitu Ki Bisono, Ki Donoboyo, Ki Chantulo dan Ki Pringgoboyo pun mengakhiri "kematian"-nya dengan cara yang misterius seperti yang dilakukan oleh gurunya di hadapan para wali.Setelah tersiar kabar kematian Syekh Siti Jenar, banyak muridnya yang mengikuti jejak gurunya untuk menuju kehidupan yang hakiki. Di antaranya yang terceritakan adalah Kiai Lonthang dari Semarang, Ki Kebokenanga dan Ki Ageng Tingkir.(sumber : Wikipedia Indonesia)
READ MORE - SYEKH SITI JENAR TOKOH SUFI UNIK